Langit masih saja mendung. Awan kelihatan malas untuk segera beranjak dari tempatnya. Tak seperti hatiku yang berbunga-bunga, karena hari ini kali pertama aku dolan bareng istri
. Deg-degan?! jelas nuh… maklum baru pertama kali mboncengin akhwat.
11.40 am, HP bututku segera kumasukkan lagi ke tas. “Saatnya sholat dhuhur”, segera kuantar istri ke kost temannya di belakang kampus. Kostnya akhwat rek…! Seumur-umur baru kali ini dolan ke kost akhwat seperti ini. Terbayang olehku kalau kost akhwat itu rapi, banyak bunga, bersih dan rindang.
Ciiiit… kuinjak rem dengan sigap di depan kost akhwat. Istriku pun segera beranjak masuk ke kost. Tapi tunggu dulu, Blak…!? Akhwat jualan “donat”?!
Benda melingkar dengan warna macam-macam itu bertebaran di depan pintu masuk. Donat rasa apek bertuliskan 100% cotton bergelimpangan di samping teman setianya, sepatu. Tewas, lemas, terserak di sudut-sudut pojok ruang tamu. Baunya yang semriwing, membuat perutku berteriak hebat, “Bauuuu….!”. Segera kuputar sepeda bututku untuk menghindari serangan bau si donat apek
.
Adzan dhuhur telah berkumandang. dalam perjalanan menuju masjid, otakku berputar sibuk memikirkan kejadian tadi. Ternyata akhwat juga manusia, masih ada kekurangan. Bayangan sejuk, rapi, banyak bunga, bersih dan rindang segera menguap tertelan air wudhu yang mulai membasahi wajahku. Mungkin mereka sibuk, banyak aktivitas dakwah di kampus, jadi tidak sempat merapikan tempat sepatu. dan terpaksanya menelantarkan “donat apek”nya. Semoga saja tidak selalunya akhwat seperti itu… ![]()
NB: Donat apek, kaos kaki habis pakai yang belum dirapikan dan digulung menyerupai donat
Agustus 8, 2007 at 5:38 am
Mao dong donatnya……
Agustus 8, 2007 at 7:39 am
naufalmasunika Berkata:
Agustus 8, 2007 at 5:38 am e
Mao dong donatnya……
Waduh…. mas nofal ni pasti ga baca…
baca dulu dunk mas…
September 1, 2007 at 2:28 am
hehehe…masak mau
September 3, 2007 at 2:42 am
# admin_solobook Berkata:
September 1, 2007 at 2:28 am e
hehehe…masak mau
???? maksudnya…
Oktober 5, 2007 at 5:48 am
wah g semuanya akhwat begitu mas….Jangan digeneralisir!!! coba saja main ke kosku, maksudnya isteri antum ajak kesana! Pasti….yah agak beda kok, klo mau lihat bunga ada…kaktus malah ada dikamar.Untuk donat juga ada tempat sendiri…Akhwat memang manusia….mungkin saat itu saja mas yun menjumpainya, alias kebetulan saja pas lagi g rapi.Kesibukan pasti adalah…ayo para akhwat…untuk menjaga yang bersifat pribadi saja kita belum bisa, apalagi untuk ngurusi masalah yang lebih besar yaitu masalah umat? Mari kita mulai dari hal yang kecil…
Ngapunten sanget menawi lepat, namung nderek…nulis koment….
Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarakaatuuhu
afwan lupa g salam
Oktober 6, 2007 at 2:50 am
wah g seru mas…komentnya pakai di approve ya…..:(
Oktober 9, 2007 at 1:36 am
ithaazzahra Berkata:
Oktober 5, 2007 at 5:48 am e
wah g semuanya akhwat begitu mas….Jangan digeneralisir!!! coba saja main ke kosku, maksudnya isteri antum ajak kesana! Pasti….yah agak beda kok, klo mau lihat bunga ada…kaktus malah ada dikamar.Untuk donat juga ada tempat sendiri…Akhwat memang manusia….mungkin saat itu saja mas yun menjumpainya, alias kebetulan saja pas lagi g rapi.Kesibukan pasti adalah…ayo para akhwat…untuk menjaga yang bersifat pribadi saja kita belum bisa, apalagi untuk ngurusi masalah yang lebih besar yaitu masalah umat? Mari kita mulai dari hal yang kecil…
Ngapunten sanget menawi lepat, namung nderek…nulis koment….
Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarakaatuuhu
afwan lupa g salam
Wa’alaikumsalam…. iya sih… tidak semua kost akhwat begitu ko… setelah tak ceritakan istri, istri malah langsung mbela kost temennya (hehe… sesama akhwat dilarang saling menjatuhkan
).
Semoga saja begitu mbak, tapi kadangkala fakta berkata lain, apalagi pas ujian…. yah namanya juga manusia.
Jazakillah atas kunjungannya
Oktober 26, 2007 at 4:08 pm
akhwat juga manusia ya… he3
Oktober 31, 2007 at 5:04 am
# pampam4519 Berkata:
Oktober 26, 2007 at 4:08 pm e
akhwat juga manusia ya… he3
Ya iyya lah… masak hantu… hahaha…
November 11, 2007 at 10:02 am
se7 ada kritikan,
tp mbok yao jgn dipublish di sini mas.
ndak ngisin2ke akhwate iku lho.
japri ae mas
November 13, 2007 at 2:30 am
Farid Ma’ruf Berkata:
November 11, 2007 at 10:02 am e
se7 ada kritikan,
tp mbok yao jgn dipublish di sini mas.
ndak ngisin2ke akhwate iku lho.
japri ae mas
tapi ga nulis nama akhwatnya ko mas… ini tetep rahasia saya ma istri. cuma biar bisa diambil ibrahnya…
Februari 11, 2008 at 11:00 am
Oalah sangka’no donat opo
Februari 13, 2008 at 1:32 am
mu7ahideen Berkata:
Februari 11, 2008 at 11:00 am e
Oalah sangka’no donat opo
Salam kenal mas, ngomong-ngomong itu dari bahasa apa? artinya apa? hehehe… afwan…
Maret 13, 2008 at 3:04 am
Bismillahirrahmanirrahim
Itu bukan pemndangan aneh bagi mahasiswa dan mahasiswi. Ada bagusnya juga diangkat di sini, supaya menjadi pelajaran bagi yg lain. Tidak bisa dipungkiri bahwa fenomena seperti itu banyak yg terjadi pada aktifis kampus (dakwah). Memang sih tidak semua begitu dan tidak arif kalau kita menggeneralisirnya.
Hanya mungkin ya….jadi gak bagus kalau kemudian itu terjadi pada akhtifis dakwah, akhwat lagi……
Memang gambaran umum yg ada di benak insan-insan dakwah kampus khususnya ikhwan, bahwa akhwat itu mahluk yg sempurna, tempat tinggalnya bersih dan rapih, sejuk suasananya sesejuk saat ikhwan memandang jilbabnya, sambil membatin : “kapan ya punya istri seperti itu”.
Kadang-kadang memang tidak semua idealisme yg tersimpan dikepala berbanding lurus dengan kenyataan yg sebanarnya. Ya ….itu tadi, KARENA AKHWAT ITU JUGA MANUSIA. Hanya saja tidak semua seperti itu. Ikhwan juga begitu…banyak yg jorok,,karena alasan dakwah, tempat tinggal gak terurus, pakaian gak dijaga kerapihannya. Pokoknya banyak deh kesamaannya.
Akhirnya kita kembali ke tuntunan agama kita bahwa : “KEBERSIHAN ITU SEBAGIAN DARI IMAN”
Wassalam
Maret 26, 2008 at 5:46 am
ikhwan fillah >>
Memang gambaran umum yg ada di benak insan-insan dakwah kampus khususnya ikhwan, bahwa akhwat itu mahluk yg sempurna, tempat tinggalnya bersih dan rapih, sejuk suasananya sesejuk saat ikhwan memandang jilbabnya, sambil membatin : “kapan ya punya istri seperti itu”.
Waduh… jangan banyak mbatin mas… ntar jatuh lho…
Mei 8, 2008 at 11:01 am
Assalamualaikum Wr. Wb
Untuk permasalahan diatas memang hal yang kecil tapi besar pengaruhnya….(^_^)
Kayaknya hal ini bagus untuk menjadi pelajaran!
bahwa ada kalanya manusia melakukan kesalahan.
walaupun kecil untuk pelakunya, namun besar untuk penontonnya…Hik,hik,hik
Mari saudara-saudara kita muhasabah…..
Sukron….
Wassalamualaikum Wr. Wb