Bertemu Homo? ga salah nih? seumur-umur baru kali ini ketemu homo. Rasanya mau muntah. bener, suerrr….. bayangkan saja, laki-laki kok seneng sama laki-laki, sama sekali tidak bisa dibenarkan dari sisi manapun.
Tapi itulah dunia. Kemarin saat saya bersama temen-temen tour ke waduk gajahmungkur, ngontel dari solo, mendapati “Sepasang” homo ini. Kalau ketahuan duluan, mungkin si Adfan, temenku yang rada sangar dikit, sudah melayangkan “salam kenal” buat tu homo. Sayang, ketahuannya setelah mereka beraksi di kamar mandi. BErdua!!! Kamar mandi masjid lagi…. !!
Telisik punya telisik, kejadian seperti itu ternyata bukan hanya kali ini saja.Temenku si Arif juga memiliki cerita sendiri. Menurut pengakuannya, tetangganya yang lesbi juga seperti itu. Cemburunya bukan main, malah lebih cemburu dibanding pasangan normal. Yang lebih lucu lagi, ada juga seorang istri yang rela meninggalkan suaminya hanya gara-gara lebih memberatkan pilihan hatinya pada “pacar gelapnya” yang sama-sama perempuan!!
Dunia…dunia….
Maret 11, 2009 at 9:12 am
sebenarnya beberapa ilmuwan memang mengakui bahwa manusia secara genetik memang memiliki perasaan suka dg sesm jenis, terutama lelaki, dan terutama sekali lelaki di jawa. selain suka dg sesama lelaki, mereka juga suka menamakan diri dengan nama perempuan. ini fakta, coba sekarang liat tuh para bencong, namanya joko jadi siska.
karakter ini memang turunan dari kakek buyut mereka, homo supiyem. suka dg ssm lelaki dan mengganti nama dg nama perempuan.
(marem ki olehku komentar)