Resesi nampaknya juga menghantui penerbit buku Islam. Ada yang tetap stay cool dengan strateginya semula, tanpa ada perubahan, tapi ada yang banting setir mengubah. Strategi sih boleh-boleh saja berbeda asal tidak melupakan isi buku, karena terus terang, konsumen banyak yang kecewa dengan buku-buku Islam di tahun 2008.

Kenapa mereka kecewa?

Pertengahan tahun 2007 hingga pertengahan 2008, buku-buku Islam membanjiri pasar. Banyak juga penerbit buku yang awalnya tidak berbasis Islam berubah memproduksi buku-buku Islam. Di waktu yang sama, bejubel penerbit Islam baru, yang notabene termasuk self publishing, bermunculan bak jamur di musim hujan. Semua memperebutkan pasar yang sama. Apa yang terjadi? Dari segi kualitas buku, buku-buku Islam banyak yang turun kualitas isinya, mengingat para penerbit terkejar dan terobsesi unt (lagi…)