Dunia Islam


Kebayang ga sebuah sepatu dihargai dengan 118 miliar rupiah? ga kebayang khan? seperti ga kebayangnya kita akan keberanian seorang wartawan yang melempar Bush sang teroris nomor wahid dunia dengan sepatunya. Sampai bush harus merunduk dan Nouri Al-Maliki, si kudishnya bush ikut membantu. Tapi yang jadi pertanyaan juga, 118 miliar nya itu lho? bukan banyaknya… tapi mubadzirnya….

Coba sedikit dicermati. Sepatu buatan iraq itu sebenarnya terbuat dari bahan-bahan umum pembuat sepatu. Bukan dari perak maupun emas. bukan dari sutera atau karena uniknya, tapi karena fungsinya. Fungsi dan kejadian yang membuat sepatu itu jadi mahal.

Jika demikian adanya, kenapa harus membeli sepatu itu demikian mahal? Kelihatannya orang-orang arab sudah bingung membuang uang. Milyader minyak bumi itu bingung membelanjakan uangnya untuk apa. Bukankah tidak jauh dari situ banyak yang membutuhkan dana. 188 Miliar itu cukup bagi mujahidin untuk menghantam bush, bukan hanya dengan sepatu tapi berjuta roket dan peluru kendali yang mampu menembus jantung baghdad.

Jadi, jika uang itu untuk menghargai kepahlawanan si wartawan mempermalukan bush, maka Mujahidin Iraq siap membuat lebih dari pada itu…..

humvee as hancur

humvee as hancur

Jumlah tentara asing tewas di Afganistan pada bulan lalu mencapai angka tertinggi sejak kejatuhan Taliban pada ahir 2001, kata demikian laporan DPA. Juni 2008 juga menjadi bulan kedua secara berturut-turut tentara asing tewas di Afganistan melebihi yang tewas di Irak, begitulah kutipandari laman http://www.icasualties.org.

Angka itu menunjukkan bahwa 45 tentara pimpinan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO dan Amerika Serikat itu tewas akibat pertempuran, serangan dan kecelakaan di Afganistan pada Juni. Di Irak, angka tersebut 30. Sebagian besar korban adalah tentara Amerika Serikat. Harian “The New York Times” menyebut angka 46 untuk Afganistan dan 31 di Irak. Pada Mei, bulan pertama kematian tentara tewas di Afgan melewati jumlah yang tewas di Irak, sekitar 31 tentara asing tewas di Afganistan, sementara di Irak tercatat 21 orang. Terdapat jumlah jauh lebih besar tentara asing di Irak daripada di Afganistan, tapi saat kekerasan menurun di Irak, kejadian serupa meningkat di Afganistan. Kebanyakan dari mereka tewas akibat bom jalanan, yang menghantam iringan atau ronda mereka.

(lagi…)

hamvee remuk      humvee remuk 3


humvee remuk 4

humvee remuk 5

humvee remuk 7

Lagi-lagi humvee Amerika jadi sasaran empuk mujahidin Iraq…

4217614143cd4.jpg

screenhunter_09_may_14_00541.gif

Mujahidah Somalia

women1.jpg

hamas_burqa.jpg 11017807.jpg

palestinian_woman_fuck_youimage2.jpg

xin_37120307084344915041.jpg

Rabu 08 Ags, 06:54 AM

Bagdad – Lima tentara Amerika Serikat tewas dan 13 lagi cedera dalam dua serangan terpisah di Irak, kata tentara Amerika Serikat hari Selasa di Bagdad.

Empat tentara Amerika Serikat tewas akibat luka dari ledakan dalam gerakan tempur hari Senin di propinsi Diyala di utara ibukota Irak, Bagdad, kata pernyataan tentara Amerika Serikat.

Duabelas tentara Amerika Serikat luka ringan akibat serangan tersebut, tambah pernyataan itu. Semua kembali bertugas setelah diobati.

Di Baghdad barat, satu tentara Amerika Serikat tewas dan satu lagi cedera hari Senin ketika kendaraan mereka meledakkan bom jalanan dalam gerakan tempur, kata tentara negaraadidaya tersebut.

Tiga tentara Amerika Serikat tewas ketika peledak menghantam iringan tentara di selatan ibukota negara terkoyak perang itu hari Sabtu, kata pernyataan tentara. (lagi…)

USA kalah mourning.jpg us-funeral_65.jpg xin_02060122093680906244.jpg

042905_coffin.jpg

Statistik ini berdasarkan informasi dari berbagai statement kelompok-kelompok Jihad di Iraq beserta Daulah Islamiyah Iraq.

Masih ada ratusan operasi lainnya dari Mujahidin yang tidak kami masukan kesini dengan alasan keamanan.

Juli 2006 : 299

Agustus 2006 : 521

September 2006 : 462

Oktober 2006 : 731

November 2006 : 426

Desember 2006 : 665

Januari 2007 : 690

Februari 2007 : 548

Maret 2007 : 711

April 2007 : 674

Mei 2007 : 897

Juni 2007 : 933

Grafik ini menunjukan evolusi dari tewasnya salibis amerika selama satu tahun terakhir.

 

 

mujahidin

Karena getol menyuarakan penegakan syariat Islam dan pemberantasan tempat maksiat, sebuah masjid yang juga berfungsi sebagai madrasah di Pakistan diserbu aparat. Dengan dalih memberangus gerakan radikal ala Taliban, pemerintah Pakistan melakukan tindakan represif. Puluhan santri gugur bersimbah darah.

Masjid Lal atau biasa disebut dengan Masjid Merah yang terletak di kota Islamabad, Pakistan, berubah menjadi ajang pertempuran berdarah, Selasa (3/7) lalu. Ribuan pelajar Muslim yang berasal dari dua madrasah di komplek masjid tersebut, Jamia Hafsa dan Jamia Faridia, terlibat bentrokan dengan aparat keamanan Pakistan. Berpakaian khas santri lengkap dengan peci putih dan celana yang menggantung di atas mata kaki, santri yang mengenakan tongkat kayu itu berhadapan dengan barisan aparat bersenjata lengkap. Korban pun tak bisa dihindarkan. Empat hari pasca bentrokan, menurut pimpinan Masjid Merah, 70 orang santri meninggal dunia, 30 diantaranya adalah wanita. (lagi…)